Hati cerminan diri

by

Hati merupakan penentu yang menjadi corak tindak-tanduk manusia jika hatinya baik, baiklah manusia jika hatinya buruk, buruklah manusia itu (al-Hadist). Hal ini sangat dipahami oleh setan sehingga merusak hati menjadi perioritas utama mereka dalam meruntuhkan kedudukan dan keimanan manusia. Meski secara relatif ringkas sang pengarang berupaya mengingatkan akan bahaya ini. Sebagaimana Allah SWT pun senantiasa mengingatkan lewat ayat suci-Nya yang berbunyi, “Sesungguhnya orang-orang yang taqwa apabila diganggu oleh sekelompok setan, mereka lekas ingat lalu mereka melihat (kebenaran)” (QS.7:201).

Hati yang tenang, hati yang gundah gulana, hati yang sakit biasanya terefleksi pada tindakan tindakan kita setiap harinya. Menjaga hati merupakan tindakan prioritas untuk menjaga diri kita dan juga kehidupan kita. Kita akan mendapatkan kehiduan sesuai dengan kondisi hati kita. Jika hati kita sesak, maka kita akan mendapatkan kehidupan yang sesak juga. Hati kita lapang, kehidupan pun akan lapang bagi kita.setahu saya ada pembagian kondisi hati, bukan mutlak, secara umum ada hati yang sehat, hati yang sakit dan hati yang mati. Hati yang sehat tentu saja adalah hati yang tentram, hati yang selalu hidup, hidup pun menjadi tentram, hati yang selalu teringat pada Sang Pencipta, sehingga orientasinya selalu pada Sang Pencipta.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Tag: , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: