Kurangnya Keimanan Umat Islam Saat Ini

by

Di dalam hadisnya Nabi berkali-kali mengingatkan kepada kita selaku pengikutnya (Amien) agar senantiasa menjauhi yg namanya sifat syirik,pada zaman dahulu sebelum Islam datang kaum kafir quraisy menyembah berhala patung terbuat dari batu dimana banyak di taruh di dinding ka’bah mereka menyembah sesuatu yg tidak ada manfaat sedikitpun dari patung itu. Setelah islam datang maka Rosulullah sangat membenci penyembah berhala, dan selalu mengajak ke agama tauhid,yaitu islam.

Islam mengajarkan kepada pemeluknya agar senanatiasa menjauhi sifat syirik, dan perlu di ketahui bahwa syirik dosanya tidak di ampuni oleh Allah SWT,dosanya besar,sehingga Nabi mewanti-wanti kepada umatnya agar senatiasa menjauhi syirik. Pada zaman sekarang khususnya masyarakat indonesia dewasa ini sedang dalam masalah yg cukup serius pengobatan yg sifatnya tradisional berbau mistis sedang berkembang luas,apakah ini pertanda masyarakat kita telah menurun akidahnya jelas ini adalah sesuatu yg sangat berbahaya,perlu adanya pelurus agar tidak sampai kepada batas yg meng khawatirkan keimanan sesorang,kasus di jawa timur dengan beredarnya dukun cilik ala ponari yg di percaya bisa menyembuhkan penyakit hanya dengan meminum dari air batu yg di temukannya,jelas ini adalah perbuatan yg keliru,penyakit datang dari Allah SWT,maka sembuh pun urusan Allah SWT bukan urusan batu,oleh karen itu wahai sodaraku marilah kita menjauhi yg namanya sifat syirik karena akan mengantarkan kita kepada murka Allah SWT,dan semoga Allah SWT melindungi dan merahmati kita di dunia dan akhirat dan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah,amien.

Rosulullah bersabda bahwa aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak,hadis ini memberikan pencerahan bagi kita bahwa islam adalah agama yg mulia,tinggi dan berbudi pekerti yg luhur sehingga Allah SWT menyempurnakan nikmatnya dengan islam dan memberikan kepadanya rahmat yang luas bagi seluruh makhluknya. Pada zaman modern sekarang ini sungguh anak2 usia remaja jauh dari nilai-nilai keislaman dimana etika keislaman adalah pondasi agar kelak menjadi anak yang sholeh dan anak yg selalu mendo’akan orang tuanya maskipun ia belum meninggal.

Mendidik anak sholeh mungkin agak sulit,karena di mulai dari orang tuanya itu sendiri bagaimana pola mendidik anak2nya. Apakah hanya di kasih uang yang banyak,di kasih fasilitas,sekolah bagus dan mahal,semua itu tidak menjadi jaminan bahwa anak tersebut akan selalu mendo’akan orang tuanya. Sebaliknya bisa jadi anak yg di besarkan dengan kasih sayang dan memanjakannya dengan uang suatu saat anak itu anak itu tidak bisa mandiri dan hanya mengandalkan harta warisan orang tuanya dan tidak berpikir bagaimana ia mendo’akan ortunya yang telah meninggal,di pikirannya hanya ada harta,harta dan harta karena sewaktu kecil sudah di biasakan dengan uang. Anak yang sholeh yg berakhlak baik budi pekerti yanag luhur adalah dambaan setiap ummat manusia sehingga agar kelak menjadi tunas2 yang beriman dan taqwa kepada Allah aaaminneen.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Tag: , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: