Pengertian berbuat baik (ihsan) dan durhaka (‘uququl walidain)

by

Yang dimaksud ihsan adalah berbakti kepada kedua orang tua, yaitu menyampaikan setiap kebaikan kepada keduanya semampu kita dan bila memungkinkan mencegah gangguan kepada keduanya. Menurut Ibnu ‘Athiyah, kita juga wajib menaati keduanya dalam hal yang mubah (yang diperbolehkan syari’at), dan harus mengikuti apa-apa yang diperintahkan keduanya dan menjauhi apa-apa yang dilarang (selama tidak melanggar batasan-batasan Allah SWT).

Sedangkan ‘uququl walidain adalah gangguan yang ditimbulkan seorang anak terhadap keduanya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Contoh gangguan berupa perkataan, yaitu mengucapkan ‘ah’ atau ‘cis’, berkata dengan kalimat yang keras atau menyakitkan hati, menggertak, mencaci dan lain-lain. Sedangkan yang berupa perbuatan adalah berlaku kasar seperti memukul dengan tangan atau kaki bila orang tua menginginkan sesuatu atau menyuruh untuk memenui keinginannya, membenci, tidak memperdulikan, tidak bersilaturrohmi, atau tidak memberi nafkah kepada kedua orang tuanya yang miskin. Keutamaan berbakti kepada orang tua dan pahalanya adalah amal yang paling utama, sesuai sabda Rosululloh: “Aku bertanya kepada Nabi tentang amal-amal yang paling utama dan dicintai Allah SWT. Nabi menjawab, ‘pertama sholawat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan sholat di awal waktunya), kedua berbakti kepada kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah SWT (HR. Bukhori I/134, Muslim no 85)”.

Ridho Allah SWT  tergantung kepada rodhi orang tua, sesuai sabda Rosululloh: “Ridho Allah SWT tergantung kepada keridhoan orang tua dan murka Allah SWT tergantung kepada kemurkaan orang tua” (HR Bukhori, Ibnu Hibban, Tirmidzi, Hakim)

Berbakti kepada orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami, yaitu dnegan cara bertawasul dengan amal sholeh. Dalilnya adalah hadits riwayat dari Ibnu ‘Umar mengenai kisah tiga orang yang terjebak dalam gua, dan salah seorangnya bertawasul dengan bakti kepada ibu bapaknya. (HR Bukhori dalam Fathul Bari 4/449 no 2272, Muslim (2473)(100).

Akan diluaskan rizki dan dipanjangkan umur kita, sesuai sabda Nabi: “Barangsiapa yang suka diluaskan rizki dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturrohmi” (HR Bukhori 7/7, Musilim 2557, Abu Dawud 1693) 5. Akan dimasukkan surga (jannah) oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dosa-dosa yang Allah SWT segerakan adzabnya di dunia di antaranya adalah berbuat zalim dan durhaka kepada orang tua.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Tag: , , , , , , , , ,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: