Pengertian harta (maal) dalam bahasa Arab ialah apa saja yang dimiliki manusia. Kata maal itu sendiri berakar dari kata dan frase: مول ، ملت ، لت تموّ ، تمو sebagaimana Rasulullah bersabda dalam sebuah Hadits : ” Sebaik-baik maal ialah yang berada pada orang yang saleh.” (Bukhari dan Muslim)
Pengertian harta secara istilah Madzhab Hanafiyah: Semua yang mungkin dimiliki, disimpan dan dimanfaatkan. Dua unsur menurut madzhab ;
1. Dimiliki dan disimpan
2. Biasa dimanfaatkan dan menurut Jumhur Fuqaha setiap yang berharga yang harus diganti apabila rusak.
Menurut Hambali ; apa-apa yang memiliki manfaat yang mubah untuk suatu keperluan dan atau untuk kondisi darurat. Imam Syafii barang-barang yang mempunyai nilai untuk dijual dan nilai harta itu akan terus ada kecuali kalau semua orang telah meninggalkannya (tidak berguna lagi bagi manusia).
Sedangkan menurut Ibnu Abidin ; segala yang disukai nafsu atau jiwa dan bisa disimpan sampai waktu ia dibutuhkan.islam memandang harta dengan acuan akidah yang disarankan Al-Qur’an, yakni dipertimbangkannya kesejahteraan manusia, alam, masyarakat dan hak milik. Pandangan demikian, bermula dari landasan iman kepada Allah SWT, dan bahwa Dia-lah pengatur segala hal dan kuasa atas segalanya.
Tag: Arab, Bahasa, Barang, Darurat, Frase, Harta, Jual, Maal, Nilai, Saleh