Pengertian Sifat Zuhud di Dunia

by

Allah SWT berfirman ;
“Dan tidaklah kehidupan di dunia ini melainkan senda-gurau dan permainan belaka dan sesungguhnya perumahan akhirat adalah kehidupan yang sebenarnya, jikalau mereka mengetahui” (al-Ankabut: 64).
Dilihat dari pengertian diatas, sungguh sangat jelas sekali Allah SWT sangat menekankan akan pentingnya kehidupan di akhirat kelak tapi tidak meninggalkan kehidupan duniawi sebagai sarana untuk meraih akhirat, disitu di himbau bahwa Allah SWT memerintahkan kepada kita agar selalu zuhud dunia, artinya tidak mengharapkan secara tamak kehidupan-kehidupan dunia sehingga melalaikan perintah agama untuk kepentingan akhirat nanti.

Zuhud merupakan sifat yang dicintai Allah SWT, baginya kepentingan dunia sebagai sarana untuk akhirat bukan kehidupan dunia itu sendiri yang menjadi tujuan hidupnya sementara melupakan kehidupan akhirat. Zuhud itu apabila kita lakukan, pasti kita akan dicintai oleh Allah SWT dan seluruh manusia.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Berlaku zuhudlah di dunia, pasti dicintai Allah SWT dan berlaku zuhudlah terhadap milik orang lain, pasti dicintai oleh sesama manusia.” Maka dari itu yang sekarang perlu kita sadari sebaik-baiknya ialah, apakah yang dinamakan zuhud itu? Zuhud ialah meninggalkan ketamakan dalam urusan keduniawiyahan sehingga lupa ketaatan kepada Allah SWT, lengah untuk mencari bekal hidup di akhirat nanti. Inilah artinya zuhud di dunia.

Ringkas saja, bukan. Kalau ini dilakukan, pasti Allah SWT mencintai kita. Selain zuhud sebagaimana pengertiannya di atas itu, hendaknya pula kita jangan ingin memiliki sesuatu yang bukan kepunyaan kita, sehingga timbul hasrat ingin merebut yang bukan hak kita itu. Boleh saja kita ingin mempunyai yang seperti milik orang lain, tetapi carilah yang lain dan jangan yang sudah menjadi milik orang lain itu dirampas. Inilah yang diartikan zuhud dengan apa yang ada pada para manusia. Kalau ini kita lakukan sudah pasti tidak seseorangpun yang membenci kita. Kita tentu disukai sebab kita pandai bergaul dan menghormati milik orang. Demikianlah dua pengertian zuhud dalam Agama Islam.

Maka apabila diartikan lebih dari ini, maka teranglah bahwa itu bukan berasal dari ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya, tetapi buat-buatan manusia biasa atau mungkin diambil dari agama lain atau dari ilmu yang tidak diridhoi oleh Allah SWT semacam klenik dan sebagainya.

Ingin tambah sukses ?? Ayo gabung peluang usaha warnet, balik modal dalam satu tahun, garansi modal kembali !!!

Tag: , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: